Minggu, 19 April 2020

Kebenaran kalah dengan Kejahatan Terorganisir

"Sepandai-pandainya menyembunyikan kebusukan pasti akan tercium baunya" 


kata-kata seperti ini ataupun yang hampir mirip dengan itu sering terdengar dimana-mana. Dan semua Omong Kosong itu banyak diterima oleh orang-orang yang menurutku STUPID.
Mereka berani mengatakan itu setelah kebusukan itu terungkap. Bahkan seringkali kata-kata itu diucapkan oleh orang yang menyembunyikan kebusukan untuk menenangkan keadaan. Supaya tidak ada orang yang berusaha keras mengungkit kebusukannya.

Sementara logika yang paling sepele adalah disekitar kuburan yang sudah jelas banyak bangkai didalamnya tidak tercium bau busuk sedikitpun. Itu membuktikan ketika seseorang menyimpan kebusukan dengan baik maka tidak akan tercium baunya.

Aku yakin dimasa yang lalu banyak kebusukan yang belum terungkap. Hanya saja semua berdiam diri tanpa peduli dengan Kebohongan yang sedang merajalela. Tidak ada yang berani mengungkap karena ada resiko yang akan ditanggung. Semua orang hanya ingin cari aman.

Faktanya kejahatan selalu sulit diungkap. Perjuangan untuk mengungkap kejahatan seringkali digagalkan. Karena kebenaran akan selalu kalah dengan Kejahatan yang Terorganisir. Tetapi mereka selalu mengatakan kejahatan itu hanya dilakukan oleh oknum tertentu saja.
Dan akhirnya yang diungkap hanya penjahat-penjahat kecil. Kaki tangan dari orang-orang besar. Tapi tidak ada yang berani menyentuh orang yang ada di balik suatu kejahatan.

Bagaikan sarang laba-laba.
Hmm yahh begitulah kadang....

#BeraniBersuara
#SalamSiangMalam

Selasa, 14 April 2020

Mencari Kebenaran di dalam Kegelapan

Selamat Datang di tulisan Orang Aneh.

Sekarang pikiranku kembali dikacaukan oleh kata-kata yang menurutku ini sedikit mengganggu. Dan aku dipaksa untuk menuliskannya.
Tapi yahh sudah lah...
Aku akan langsung aja menuliskannya.
Hemm..


"Sekarang sudah malam. Kebenaran akan bersembunyi dalam kegelapan."


"Akan sulit menemukan kebenaran itu tanpa cahaya. Kamu bisa menunggu fajar menyingsing agar lebih mudah melihat dimana dia bersembunyi. Tapi setiap detik yang terlewatkan orang lain sedang mencarinya bahkan rela terjatuh dan terluka. Hingga di pagi hari kamu tidak akan menemukannya lagi. Karena dia sudah didapatkan oleh orang yang berjuang mencarinya di malam tadi.
Betapa kecewanya dirimu pagi itu. Kamu berpikir bahwa dirimu sudah bersusah payah menunggu pagi. Sampai kamu lupa betapa sulitnya orang yang berjuang di malam tadi."

Aku memang belum terlalu memahami maksud dari kata-kata itu. Karena setiap orang bisa menafsirkan dengan arti yang berbeda. Dan sampai sekarang aku hanya sedikit memahaminya. Jika ketika kamu membaca kata-kata itu dan kamu tahu artinya, mungkin kamu bisa berbagi pengetahuan melalui kolom komentar.
Aku akan sangat berterima kasih kalau kamu mau mau membantuku untuk memahaminya.
Terima kasih...

#SalamSiangMalam

Pikiran Gilaku

Ini adalah tentang Pikiran gilaku. 
Pikiran yang sering bekerja diluar kendaliku.
Pikiran yang sering memikirkan kata-kata yang kadang aku gak tau tujuannya.
Kata-kata yang pernah aku dengar dari orang lain, Film, dan sebagian mendadak muncul dari pikiranku sendiri yang aku gak ngerti apa maksudnya. Sampai hariku sering habis hanya untuk mengartikan maksud dari kata-kata yang menghantuiku itu.
Ini adalah beberapa kata-kata yang paling sering mengguncang pikiranku.

"Kita selalu ingin menjadi Yang Terbaik. Kita memang harus menjadi Yang Terbaik.
Dan hidup bukan tentang siapa Yang Terbaik tapi siapa yang mau Berbuat Baik."

"Ini tentang Karakter yang lahir dari berbagai Kekecewaan, memandang jutaan Penghianatan. Memilih menantang mata Iblis daripada hanya ingin cari aman."

"Lebih Baik bermasalah karena Kejujuran (KEBENARAN) daripada berada di titik Aman dengan Kebohongan."

"Berbohong tetap salah apapun alasannya. Karena berbohong hanya dilakukan oleh orang Bodoh."

" Berbohong adalah awal dari sebuah Kemunafikan."

"Segala sesuatu pasti bisa dirubah. Jika semua tergantung pada takdir mengapa ada kata coba."

"Pekerjaan (Kinerja) itu butuh Eksekutor bukan Motivator."

"Tetapi ini bukan soal BENAR atau SALAH. Karena dihadapan manusia tidak ada batasan antara Benar dan Salah, semua tergantung pada Sudut Pandang yang digunakan untuk melihat sesuatu."

"Aneh rasanya ketika orang mencela sebuah Statement dengan alasan Etika atau sopan santun. Karena etika dan sopan santun adalah bahasa tubuh sedangkan Pikiran tidak mengenal semua itu."

Aku menulis ini karena memang pikiranku akan lebih tenang(berhenti bergejolak) setiap kali aku selesai menulisnya. Sesungguhnya masi banyak kata-kata lainnya. Tapi aku sering tidak menyimpan lama tulisan itu. Aku menulisnya cuma untuk meredakan pikiranku dan beberapa waktu kemudian aku hapus. Bahkan aku tidak berpikir untuk mempublikasikannya.
Tapi mulai sekarang mungkin aku akan mempublikasikan apa aja yang muncul dipikirkanku. Walaupun tulisanku acak-acakan, hehehe..
Tapi aku gak perlu malu, karena aku emang gak berpikir untuk jadi penulis. Aku menulis mungkin cuma untuk curhat dan meredakan pikiranku yang gila ini.
Hehehe.. Sekian dulu untuk hari ini. 

Terima kasih.. 

#SalamSiangMalam